Lewati ke konten utama
Nexus

Akupuntur medis untuk nyeri sendi dan otot

Nyeri yang menetap berbulan-bulan sering membuat orang membatasi gerak, dan justru memperburuk kondisinya. Akupuntur medis membantu meredakan nyeri dan mengembalikan gerak pada berbagai kondisi sendi dan otot, sehingga latihan dan aktivitas bisa kembali dijalankan.

Tanya jadwal via WhatsApp

Ditangani langsung oleh dr. David Pardamean · Yogyakarta

Keluhan yang biasanya dialami

  • Nyeri lutut saat naik turun tangga atau berdiri dari duduk (osteoartritis)
  • Nyeri pinggang bawah kronis
  • Bahu kaku dan sulit diangkat (frozen shoulder)
  • Nyeri leher dan pundak akibat kerja di depan layar
  • Nyeri tumit (plantar fasciitis) dan nyeri siku (tennis elbow)
  • Carpal tunnel syndrome (kesemutan di jari tangan)

Bagaimana akupuntur medis berperan

Jarum ditempatkan pada titik di sekitar sendi yang nyeri dan pada titik pemicu (trigger point) di otot yang tegang. Rangsangan ini mengurangi peradangan lokal, mengendurkan otot, dan mengaktifkan sistem peredam nyeri alami tubuh.

Electro-stimulator sering ditambahkan pada nyeri kronis untuk memberikan rangsangan yang lebih konsisten.

Apa yang bisa Anda harapkan

  • Nyeri yang baru berlangsung beberapa minggu biasanya merespons dalam beberapa sesi. Nyeri kronis membutuhkan program yang lebih panjang.
  • Program awal umumnya 1–2 sesi per minggu.
  • Anda akan mendapat saran latihan ringan untuk mempertahankan hasil terapi.

Alur terapi

  1. Hubungi admin via WhatsApp. Ceritakan singkat keluhan Anda. Admin akan membantu memilih jadwal yang tersedia.
  2. Konsultasi & pemeriksaan awal. dr. David memeriksa kondisi Anda, membaca hasil pemeriksaan yang sudah ada (MRI, CT scan, lab), lalu menjelaskan rencana terapi.
  3. Sesi terapi & tindak lanjut. Sesi akupuntur berlangsung sekitar 30–45 menit. Perkembangan dievaluasi berkala untuk menentukan jumlah sesi berikutnya.

Pertanyaan tentang nyeri lutut, pinggang & bahu

Apakah cocok untuk lansia?

Sangat cocok. Akupuntur medis adalah salah satu pilihan yang aman bagi lansia yang tidak bisa mengonsumsi obat nyeri dalam jangka panjang karena masalah lambung atau ginjal.

Apakah perlu berhenti berolahraga selama terapi?

Tidak perlu berhenti total. Dokter akan menyarankan gerakan mana yang sebaiknya dihindari sementara dan mana yang justru perlu diteruskan agar sendi tidak semakin kaku.

Informasi di halaman ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter. Hasil terapi berbeda pada tiap orang.

Langkah pertama

Siap memulai pemulihan?

Ceritakan keluhan Anda ke admin kami. Kami bantu pilihkan jadwal konsultasi dengan dr. David.

Chat admin via WhatsApp

Balasan cepat pada jam praktik · Senin–Jumat 08.00–13.00 & 16.00–20.00 · Sabtu 08.00–13.00